Video Porno SMA PGRI Kertosono Nganjuk

Posted on October 27th, 2009 in 2009, foto bugil, video bugil, video mesum by indungg

Dunia pendidikan Jatim kembali tercoreng. Setelah Kediri heboh video mesum pelajar SMAN 6 Kediri hingga melahirkan SK Kepala Dinas Pendidikan soal larangan membawa ponsel di sekolah, kali ini video hot beredar dari ponsel ke ponsel di Kertosono, Nganjuk.

Kalangan pelajar di daerah itu dihebohkan dengan beredarnya video porno dengan pemeran utama diduga siswi SMAN Kertosono, yang lebih dikenal dengan Smaker Bergoyang. Adapun bintang pria adalah pacarnya, alumni sebuah SMA di Kertosono.

Tak tanggung-tanggung, durasi rekaman adegan hot itu berlangsung selama 26 menit 15 detik. Dalam rekaman terlihat, dua sejoli yang masih berusia belasan tahun alias ABG (anak baru gede) itu berbuat layaknya suami istri di sebuah kamar.

Rekaman adegan itu berlangsung lama karena keduanya melakukan perbuatan tak senonoh itu dengan berbagai macam gaya layaknya adegan dalam fim-film biru.

Semua adegan direkam dengan iringan lagu dangdut. Semua adegan yang terekam utuh itu diduga diambil orang dekat pelaku tanpa sepengetahuan keduanya. Melihat kualitas gambarnya, rekaman tersebut diduga diambil dengan menggunakan ponsel berkamera. Belum diperoleh keterangan pasti kapan aksi pornografi tersebut dibuat. Saat ini, video tersebut telah beredar luas di Kertosono dan Nganjuk.

Beberapa versi menyebutkan sejumlah lokasi pengambilan gambar. Ada yang menyebutkan gambar itu diambil di sebuah rumah di salah satu gang di Kertosono. Ada pula yang menyebukan bahwa tempat pembuatan di wilayah Patian Rowo.

Download Video Porno SMA PGRI Smaker Bergoyang Nganjuk

kompas.com

Kenji Adachihara, pemain asal Jepang Amunisi Baru Bontang FC

Posted on October 24th, 2009 in 2009, blogger, seo by indungg

Kenji Adachihara, pemain asal Jepang Amunisi Baru Bontang FC,Menyadari lemahnya lini depan yang hanya mengandalkan Aldo Baretto, membuat pengurus Bontang FC bergerak cepat. Usai ditekuk Arema Indonesia FC di Stadion Mulawarman, Kamis (22/10) malam lalu dengan skor 1-2, manajer Bontang FC, Andi Satya Adi Saputra menegaskan, bakal menambah amunisi baru untuk pertajam lini depan timnya.

“Untuk lini depan hanya mengandalkan Aldo Baretto, sementara tandemnya belum banyak memberikan kontribusi dalam menciptakan gol. Kami sudah persiapkan segala sesuatunya, untuk menambah satu striker Asia yang akan mendampingi Aldo Baretto,” ungkap Adi-sapaan akrab Andi Satya Adi Saputra.

Striker Asia yang dimaksud adalah Kenji Adachihara, pemain asal Jepang dan sempat membela klub Albirex Niigate FC, salah satu kontestan S-League (Liga Singapura). Dari 27 kali penampilan, Kenji mencetak 16 gol. Pemain kelahiran 8 November 1984 ini diharapkan sudah bisa membela Bontang FC saat perang saudara melawan Persiba Balikpapan.

Melihat sekilas penampilannya begitu tiba di Bontang dan langsung latihan ringan bersama tim, Adi mengaku optimistis Kenji bisa beradaptasi dengan tim secepatnya dan menjadi tandem terbaik bagi Aldo Baretto.

Mengomentari penampilan timnya saat dibekuk Arema Malang, Adi menyebutkan, itulah sepak bola. Segala sesuatu hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi dalam sekejap. Pemainnya sudah menjalankan tugas dengan bekerja keras, untuk persembahkan kemenangan, tapi ternyata lawan bisa mengubahnya.

“Kita harus kerja keras lagi, teknik, stamina dan mental pemain harus dievaluasi kembali biar lebih solid. Saya juga melihat, pemain Bontang FC sangat terbebani harus menang. Untuk penonton, terimakasih masyarakat Bontang atas dukungannya, Stadion Mulawarman benar-benar dibuat sesak. Dukungan seperti ini sangat kami harapkan, dan pada pertandingan berikutnya menjamu Persema, tetap berusaha memberikan yang terbaik dan optimis bisa melakukannya,” urai Adi.

Pelatih Bontang FC Fachri Husaini mengakui, kegagalan anak-anaknya meraup poin penuh atas Arema lalu, tidak lepas dari rapuhnya lini belakang Bontang FC. Terutama pada babak kedua, dimana fisik Rusdiansyah, Tito dan kawan-kawan menurun drastis. Kondisi tersebut terus berlangsung hingga memasuki babak akhir pertandingan. “Masih terkendala fisik, pemain belakang cepat kehilangan bola, kemudian sering melakukan kesalahan. Inilah yang akan dibenahi jelang pertandingan berikutnya,” sebut Fachri Husaini.

“Semua tim yang tampil di ISL ini punya kualitas bagus, tentu wajib diwaspadai, termasuk dengan Persema,” sambungnya.
Visit Peta Bontang Map.

http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=295&id=859

Next Page »